Beranda > PREVENTIF > 3 UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN KASUS HIV/AIDS

3 UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN KASUS HIV/AIDS

PERINGATAN Hari AIDS sedunia, setiap tanggal 01 Desember, bertujuan mengingatkan kita akan risiko global bahaya penularan HIV (Human Immunodeficiency Virus), sebagai penyebab AIDS, sehingga sedini mungkin bisa dilakukan pencegahan bersama. Menurut data yang direkapitulasi BKKBN Provinsi Sultra, jumlah kasus HIV/AIDS pada masing-masing Kabupaten/Kota, di Sulawesi Tenggara dari tahun 2004-2009, terus mengalami peningkatan, seperti tampilan berikut ini :

NO. NAMA KABUPATEN/KOTA KASUS HIV KASUS AIDS JUMLAH KASUS
1.

KENDARI

36

9

45
2. BAU-BAU

5

1

6

3. BUTON

4

1

5

4. KOLAKA

4

2

6

5. MUNA

7

10

17

6. KONAWE

1

2

3

7. KONAWE SELATAN

0

2

2

8. KOLAKA UTARA

2

0

2

9. WAKATOBI

4

1

5

10. BOMBANA

3

2

5

JUMLAH

66

30

96

Sumber : Data Sekunder, materi pertemuan BKKBN, Prov. Sultra, 2009

Berikut ringkasan materi HIV/AIDS yang telah dirangkum dari berbagai sumber informasi.

1. PENGERTIAN HIV/AIDS :

  • HIV, virus penyebab AIDS, terdapat dalam cairan tubuh yang sudah terinfeksi seperti: darah, air mani, cairan vagina
  • AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) : kumpulan gejala penyakit yang didapat akibat infeksi menahun virus HIV.

2. PENULARAN HIVAIDS :

  • · Hubungan seksual (anal, oral, vagina) yang tidak aman (unsafe sexual) dengan orang yang sudah terinfeksi HIV
  • Transfusi darah yang sudah tercemar virus HIV
  • Penggunaan jarum suntik, alat tindik, jarum tattoo yang tidak steril secara bergantian
  • Ibu hamil penderita HIV melalui plasenta kepada bayi yang dikandungnya

3. PENCEGAHAN HIV/AIDS :

  • A = ABSTINENSIA : TIDAK BERHUBUNGAN SEKSUAL SAMA SEKALI.  Inilah cara yang paling aman khususnya bagi para remaja dan/atau yang belum menikah.
  • B = BE FAITHFUL : SELALU SETIA dengan satu pasangannya, secara bertanggung jawab, terutama bagi yang sudah menikah
  • C = CONDOM : Memakai KONDOM, dimanapun, kapanpun, khususnya bagi siapapun dengan perilaku seksual aktif dan berisiko tingggi.

Bagaimana mengetahui tanda atau kumpulan gejala AIDS? Biasanya tidak terdapat gejala khusus pada orang yang sudah terinfeksi HIV dalam waktu 5 sampai 10 tahun. Setelah masa tersebut, AIDS mulai berkembang, menunjukkan gejala, seperti : kehilangan berat badan secara drastis, diare berkelanjutan, pembengkakan pada leher dan/atau ketiak, batuk terus menerus.

Mari kita peduli bersama. Proteksi diri sendiri. Selamatkan generasi dari bahaya HIV/AIDS.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: